Ada dua macam e-book yang tersedia yaitu :
Pertama, e-book yang bersifat tertutup dan hanya dapat dibaca dengan alat dan program khusus. Kedua, e-books
yang dapat dibaca oleh berbagai peralatan digital (tidak khusus). Untuk
jenis pertama, setiap berkas hanya dapat dibaca dengan perangkat yang
sudah disiapkan khusus, misalnya merek Rocket dan Softbook. Perangkat
kerasnya dibuat agar mudah dibawa-bawa (portable). Tidak hanya teks yang
ditampilkan, tetapi juga bisa suara video. Sudah tentu pula, ada
fasilitas temu kembali yang memudahkan pembaca berpindah-pindah.
Perangkat atau alat baca (e-books
reader) seperti ini belum terlalu popular mengingat tingkah resolusi
layarnya masih jauh lebih rendah dibandingkan resolusi kertas. Jika
sebuah buku kertas mampu memberikan resolusi 1200 dpi (dots per inch)
sehingga mata kita tidak lelah membaca, maka e-books seringkali
hanya bisa mencapai 105 dpi atau bahkan hanya 72 dpi. Tidak heran jika
para pembacanya mengeluh sering sakit kepala. Bentuk dan ukuran
alat-baca yang saat ini tersedia memang sudah menyerupai buku biasa,
namun mungkin agak lebih berat. Selain itu, alat ini memerlukan baterai
yang usianya masih pendek, sehingga kalau lupa mengisi (charging), kita
akan kesal apalagi bila sedang asyik membaca novel dan baterai nya habis
maka akan mati seketika.
E-books jenis kedua yang
tersedia di Internet adalah yang untuk dibaca di berbagai alat digital,
mulai dari (desktop, laptop, sampai PDA (personal digital assistant).
Kunci dari e-books jenis ini tentu saja adalah penggunaan bahas
penyajian yang terstandar. Perusahaan-perusahaan seperti Microsoft,
Glassbook, dan Librius sedang bekerja bersama National Institute of
Standards and Technology untuk mencapai kesepakatan tentang standar
penyajian teks untuk e-books yang dapat dibaca di segala jenis komputer. Sudah ada sebuah standar yang dapat dibaca di berbagai alat digital, yaitu Open e-book Publication
Structure, terbit tahun 1999, mengombinasikan Hypertext Markup Language
(HTML) dan eXtensible Markup Lannguage (XML). Dengan standar ini,
masing-masing penerbit dapat membuat sebuah buku digital tanpa harus
memikirkan versi berbeda untuk alat-baca yang berbeda.
Jenis e-book berdasarkan formatnya. Popularitas umumnya bergantung pada ketersediaan berbagai E-book dalam format tersebut dan mudahnya perangkat lunak yang digunakan untuk membaca jenis format tersebut diperoleh.
- Teks polos, teks polos adalah format paling sederhana yang dapat dilihat hampir dalam setiap prangkat lunak menggunakan komputer personal. Untuk beberapa device, format ini dapat dibaca menggunakan prangkat lunak yang harus lebih dahulu diinstal.
- PDF, Format PDF memberikan kelebihan dalam hal format yang siap untuk dicetak. Bentuknya mirip dengan bentuk buku sebenarnya. Selain itu terdapat pula fitur pencarian, daftar isi, memuat gambar, dan juga multimedia.
- JPEG, Seperti halnya format gambar lainnya, format JPEG memliki ukuran yang besar dibandingkan informasi teks yang dikandungnya, oleh karena itu format ini umumnya populer bukan untuk E-book yang memilki banyak teks akan tetapi untuk jenis buku komik atau manga yang proporsinya lebih didominasi oleh gambar.
- HTML, Dalam format HTML ini gambar dan teks dapat diakomodasi. Layout tulisan dan gambar dapat diatur, akan tetapi hasil dalam layar kadang tidak sesuai apabila dicetak.
Jenis-jenis e-book berdasarkan
kontennya. Yang paling umum adalah tipe buku digital. Jenis buku ini
adalah yang paling tradisional, biasanya jumlah halamannya ada ratusan
dan isinya persis dengan buku-buku kertas. Tipe e-book ini dipilah-pilah kedalam bab dan beberapa topik dan mengandung lebih dari satu ide.
Jenis e-book berikutnya adalah manifesto atau e-book yang halamannya kurang dari seratus halaman, topik yang ada dalam e-book ini hanya satu, tidak seperti buku digital yang memiliki topik lebih dari satu.
Sedangkan jenis e-book lainnya adalah e-book bonus
atau konten arsip. Jenis ini biasanya dipakai blogger/webmaster guna
menarik pengunjung untuk datang ke blog/webmasternya.